Derap Ketujuh: SEBARKAN MAKNA

  Setelah akhir kita serahkan, dengan nafas yang berkesadaran, dengan hati yang bersyukur, dengan nalar yang cerdas, dengan gerak yang melahirkan karya, maka derap terus kita lakukan sambil kerap bercahaya, dengan cara berbagi makna. Karena berserah, bukan berarti menunggu tanpa makna. Namun bergegas menyebar makna, dalam waktu yang diberikan. Karena bukan kebetulan waktu dihadirkan. Karena […]

Derap Keenam: SERAHKAN AKHIR

Walaupun kita telah hadir berkesadaran, walaupun kita telah ikhlas dalam kebersyukuran, walaupun nalar telah kita cerdaskan, walaupun raga telah kita benamkan, Hasil akhir bukanlah milik kita. Hasil akhir tak pernah kita punya. Karena sesungguhnya, kitapun bukan yang mengawali. Kita adalah pengawal. Ya, pengawal! Kita adalah pengawal percikan yang dititipkan, agar berpendar, agar bercahaya, bersama dengan […]