Activity & Output

2 Activity.002Lama kelamaan, orang menyadari bahwa Output membutuhkan waktu. Karenanya, sadar maupun tidak, sebagian orang mulai menilai suksesnya bukan dengan apa yang dihasilkan, namun juga dengan apa yang dikerjakan – Activity. Ya, kegiatan seseorang cenderung menjadi barometer sukses orang.

Dari pemikiran bahwa sukses kita adalah aktivitas kita, berkembang implikasi-implikasi lainnya. ‘Job title’ menjadi penting, karena menggambarkan aktivitas, yang akhirnya juga menggambarkan kesuksesan kita. Aktivitas yang bersifat tidak tetap (pekerja paruh waktu), menjadi status yang menakutkan. Aktivitas diharapkan memberikan kepastian, agar sukses juga pasti hadir. Lebih jauh lagi, dimana kita beraktivitas menjadi sisi sukses yang lain. Megahnya gedung tempat seseorang bekerja, menjadi salah satu barometer sukses kita.

Mengacu pada tulisan Output sebelumnya, dan mengaitkan dengan pemikiran diatas, maka bisa kita hipotesakan bahwa ada dua kutub yang mengukur tingkat sukses seseorang: Output dan Activity. Makin banyak yang ia hasilkan, dan makin banyak kegiatannya, maka makin sukseslah ia. Apa benar kalau kita makin sibuk, kita makin sukses (baca: makin #Nyala!)? Atau kalau yang kita hasilkan makin besar, kita makin sukses (baca: makin #Nyala!) ? Kalau bukan, lalu apa?

Colek saya di @ivandeva dengan #Nyala!
Artikel yang senada muncul di http://www.impact-factory.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s